Kemenhaj Kabupaten Bekasi Gelar Bimbingan Manasik Haji Yang Diikuti Oleh 3.346 Calon Haji

Bidik Ekspres.id | Kab Bekasi
Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Bekasi menyelenggarakan Bimbingan Manasik (Bimsik) Haji 1447 Hijriah/2026 Masehi tingkat kecamatan se-Kabupaten Bekasi secara serentak.
Untuk wilayah Kabupaten Bekasi, tahapan pelaksanaan bimbingan manasik haji dijadwalkan berlangsung pada 12, 14, 15, dan 16 Februari 2026 yang bertempat di 13 masjid yang telah ditentukan Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bekasi.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bekasi, H. Mulyono Hilman Hakim, mengatakan bimsik ini merupakan bagian dari pembinaan terpadu dan terintegrasi secara nasional untuk mempersiapkan calon jemaah haji memahami tata cara serta rangkaian ibadah haji sebelum terbang ke tanah suci.

“Tujuan dari bimbingan manasik ini yaitu menjadikan jemaah haji yang mandiri secara fisik serta mampu melaksanakan ibadah sesuai dengan tuntunan fikih sebelum bertolak ke tanah suci,” ujarnya pada Sabtu, 14/02.
Hilman menyebutkan berdasarkan data Kemenhaj Kabupaten Bekasi, tercatat sebanyak 3.346 calon jemaah haji dari seluruh wilayah kecamatan Kabupaten Bekasi mengikuti kegiatan bimsik tahun 2026.
“Jadi jemaah telah melunasi biaya haji sebanyak 3.355 orang, sementara 9 orang lainnya menunda. Dengan demikian, jumlah jamaah yang mengikuti bimbingan manasik (bimsik) pada tahun ini sebanyak 3.346 orang,” jelas H. Hilman.
Lebih lanjut, Hilman menjelaskan setelah jemaah menjalani pemeriksaan kesehatan (MCU) dan dinyatakan memenuhi syarat istithaah, para jemaah melanjutkan proses pelunasan, mengikuti bimbingan manasik sesuai prosedur, serta menjalani persiapan keberangkatan.
Hilman menerangkan ibadah haji bukan sekedar ibadah spiritual, tapi juga membutuhkan kesiapan secara fisik, mental, dan ilmu yang kuat. Ia meminta para jemaah agar tetap menjaga kesehatan sebelum keberangkatan ibadah haji ke tanah Suci.
“Kami mengimbau para calon jemaah haji Kabupaten Bekasi agar tetap menjaga kesehatan, karena waktu pemberangkatan masih menunggu sekitar 2 sampai 4 bulan lagi. Mengingat ibadah haji bukan hanya sekedar ibadah spiritual, tetapi juga ibadah fisik yang cukup berat,” tuturnya.
Melalu bimbingan manasik ini, pihaknya berharap para calon jemaah haji dapat memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji secara baik dan benar sesuai tuntunan syariat. Sehingga diharapkan mampu menjalankan ibadah dengan khusyuk, tertib, dan mandiri.
“Pelaksanaan ibadah haji di Madinah dan Makkah diharapkan dapat mengantarkan para jemaah meraih haji yang mabrur serta memiliki kesalehan sosial,” ungkap Hilman.*** (Sugiono)
Sumber: Pemkab Bekasi
