KORPRI Kabupaten Bandung Tegaskan Komitmen Dukung Transformasi Digital dan Birokrasi yang Transparansi, Akuntabel, dan Bertanggung jawab

Bidik Ekspres.id | Kab Bandung

Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Bandung menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Kerja Tahun 2026. Sosialisasi ini sebagai upaya mendukung langkah penting dan strategis bagi penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Bandung dengan menyelaraskan visi dan misi organisasi kurun waktu satu tahun ke depan.

Kegiatan yang berlangsung di Grand Sunshine Hotel, Soreang, pada selasa (10/2/2026) juga diisi dengan Sosialisasi Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum KORPRI Kabupaten Bandung, dihadiri oleh jajaran pengurus KORPRI, unsur Pemerintah Kabupaten Bandung seperti Kadis, Sekdis, dan tamu undangan lainnya.

Beberapa poin penting yang dibahas dalam sosialisasi ini guna menyelaraskan program dan upaya memastikan seluruh unit kerja KORPRI Kabupaten Bandung memiliki pemahaman yang sama mengenai target kerja satu tahun (2026) ini.

Selain itu, dibahas pula menyangkut peningkatan kesejahteraan anggota yang difokuskan pada program-program yang mendukung profesionalisme dan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal lain, menyangkut transformasi digital dan birokrasi, yang menitikberatkan pada penerapan nilai inti ASN “BerAKHLAK” dalam setiap pelayanan publik.

Saat membuka acara, Bupati Bandung Dadang Supriatna yang diwakili Sekretaris Daerah, Dr. H. Cakra Amiyana, ST., M.A., mengatakan ​sosialisasi ini sebagai momentum penting bagi seluruh ASN di Kabupaten Bandung untuk semakin solid dan inovatif dalam menjalankan roda pemerintahan demi pelayanan masyarakat yang lebih baik.

Dia berharap dengan sosialisasi ini, Korpri Kabupaten Bandung saya optimis dapat mencapai target kinerja yang telah ditetapkan secara kolektif.

“Untuk itu perlu komitmen nyata, bukan sekadar janji di atas kertas, hendaknya menjadikan ​budaya komitmen yang konsisten dijalankan dalam tindakan nyata,” ujar Cakra.

Dalam kapasitas sebagai Pembina Korpri, Cakra menyoroti fenomena sosial di mana komitmen seringkali mudah diucapkan namun sulit untuk Konsisten (dipertahankan). Dia mengambil perbandingan dengan budaya komitmen di luar negeri yang membutuhkan waktu lama untuk dibangun tetapi dijaga dengan konsistensi tinggi.

Lebih lanjut Cakra menegaskan bahwa bangsa kita ini sering mudah dalam membuat berkomitmen, tetapi sering mudah pula melupakan komitmen tersebut. Jadi Saya berharap Korpri Kabupaten Bandung mampu membangun komitmen secara konsisten, yang mengikat lahir dan batin.

Fokus bahasan lainnya menyangkut dukungan kepada terlaksananya transformasi digital dan birokrasi sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan pengelolaan yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.

“Perlu segera dilakukan pembuatan aplikasi khusus iuran. Karena dengan transformasi digital ​ini akan mempermudah pemantauan dana, dimana arus dana keluar dan masuk iuran tersebut nantinya akan terpantau untuk kepentingan dan kesejahteraan anggota saja,” tegas Cakra selalu pembina Korpri.

Dalam forum sosialisasi tersebut sempat pula dibahas terkait besaran komitmen iuran bagi para pejabat eselon, sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap organisasi.

​Terakhir, Cakra Amiyana selaku pembina mengajak anggota Korpri Kabupaten Bandung untuk:
-​Menguatkan kebersamaan dan kedisiplinan.
-​Berkontribusi aktif dalam setiap kegiatan organisasi.
-​Memberikan teladan dalam menjunjung tinggi nilai integritas, etika, dan loyalitas sebagai ASN.

​Cakra berharap mudah-mudahan pengurus dan anggota Korpri semakin solid, berdaya guna, dan mampu memberikan manfaat nyata dan kontribusi terbaik untuk anggota, Pemerintah Kabupaten Bandung, dan masyarakat.***

Editor: Aripudin