Lima Calon Jurnalis Klarifikasi Proses Perekrutan Media Online yang Dinilai Tidak Sesuai Informasi Awal

Bidik Ekspres.id | Jakarta
Lima calon jurnalis menyampaikan klarifikasi dan keberatan atas proses perekrutan yang dilakukan oleh salah satu media online yang berkantor di Provinsi Kalimantan. Klarifikasi ini disampaikan menyusul adanya perbedaan antara informasi perekrutan yang disampaikan melalui promosi di grup-grup media dengan pelaksanaan yang diterima para pendaftar.
Para calon jurnalis menjelaskan, promosi perekrutan yang beredar menyebutkan bahwa pendaftar dapat bergabung sebagai jurnalis dengan kewenangan tertentu, termasuk disebutkan dapat berperan sebagai admin serta menaikkan berita secara mandiri.

Berdasarkan informasi tersebut, lima orang pendaftar kemudian mengikuti proses pendaftaran dan masing-masing mentransfer biaya sebesar Rp100.000,- per orang. Namun, pada tahap lanjutan ketika proses pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA), para pendaftar baru memperoleh penjelasan bahwa seluruh berita atau rilis yang dibuat tidak dapat dipublikasikan secara mandiri, melainkan harus dikirim terlebih dahulu ke redaksi atau admin.
Kondisi ini dinilai berbeda dengan informasi yang dipahami saat awal pendaftaran. Perbedaan informasi tersebut menimbulkan kekecewaan di kalangan para pendaftar. Mereka menilai, kejelasan mekanisme kerja seharusnya disampaikan secara transparan sejak awal agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Para pendaftar juga mengungkapkan telah berupaya menghubungi pimpinan media online tersebut yang berinisial GE untuk meminta penjelasan dan penyelesaian. Dalam salah satu komunikasi, yang bersangkutan sempat menyampaikan akan menindaklanjuti permasalahan tersebut. Namun hingga pernyataan ini disampaikan, para pendaftar mengaku belum menerima kejelasan maupun penyelesaian yang diharapkan.
“Kami hanya berharap ada penjelasan yang terbuka dan penyelesaian secara baik-baik, termasuk terkait biaya pendaftaran yang telah kami setorkan,” ujar salah satu calon jurnalis. Atas dasar itu, para calon jurnalis menyampaikan klarifikasi ini sebagai bentuk tanggung jawab moral dan keterbukaan informasi kepada publik, khususnya sesama insan pers, agar proses perekrutan media ke depan dapat berjalan lebih transparan, profesional, dan sesuai dengan informasi yang disampaikan sejak awal.
Para pendaftar juga menyatakan akan mempertimbangkan langkah lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku apabila tidak terdapat kejelasan penyelesaian atas permasalahan tersebut.***
(Dr Raiders Salomon)
