Gaet Perumda Air Minum Tirta Raharja dan PJT II, FKPA Kabupaten Bandung Gelar Aksi Penanaman Pohon di Situ Cianjing

Bidik Ekspres.id | Kab Bandung

Dalam upaya memperkuat gerakan konservasi alam dan lingkungan yang terukur dan berkelanjutan, Forum Komunikasi Pecinta Alam (FKPA) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan penanaman pohon di Situ Cianjing Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Selasa (6/1/2026).

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Program “SERO” Save Environment River Origin berkelanjutan yaitu sebuah program strategis yang berfokus pada perlindungan kawasan hulu, restorasi titik-titik mata air,
serta pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS), khususnya DAS Citarum.

Program “SERO” yang digagas oleh Forum Komunikasi Pecinta Alam (FKPA) Kabupaten Bandung ini bekerjasama dengan Perumda Air Minum Tirta Raharja dan juga PJT II.

Sekjen FKPA Kabupaten Bandung, Yogi mengatakan bahwa Save Environment River Origin (SERO) adalah sebuah gerakan masyarakat yang lahir dari kesadaran bersama akan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan
khususnya sungai dan mata air sebagai sumber kehidupan.

Gebyar penanaman pohon ini juga berkolaborasi dengan pemerintahan Desa Cibeureum, dimana secara bersamaan mereka meluncurkan program “CIJAGRA” (Cibeureum Jaga Alam Raya).

“Terima kasih untuk semua yang hari ini hadir, terlibat, dan menanam harapan di masa depan untuk kelestarian alam,” katanya.

Yogi menilai penanaman pohon di wilayah mata air Cianjing/Situ Cianjing, Kertasari, telah terlaksana hari ini dengan baik sebagai bagian dari rangkaian Program SERO, ikhtiar bersama untuk menyelamatkan mata air, menjaga hulu, dan memulihkan hilir.

“Setiap bibit yang ditanam bukan sekadar pohon, tetapi komitmen jangka panjang untuk kehidupan:
air yang tetap mengalir, tanah yang kembali mengikat, dan ekosistem yang diberi kesempatan pulih,” tegasnya

Ia menyebut program penanaman pohon belum selesai. Masih ada agenda di minggu depan. Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi komunitas, relawan, lembaga, dan siapa pun yang percaya bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama.

“Mari menutup krisis dengan aksi, menjawab bencana dengan pemulihan, dan membuktikan bahwa perubahan bisa dimulai dari satu mata air,” pungkas Yogi.

Selamatkan Hulu, Pulihkan Hilir.

Salam Lestari ***

Editor: Aripudin