Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Bandung dan STIT Cendekia Insani Gelar Seminar Pendidikan “Transformasi Pendidikan di Era Artificial Intelligence”
Bidi Ekspres.id | Kab Pangandaran
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Bandung Dan STIT Cendekia Insani, sebuah lembaga Perguruan Tinggi swasta keagamaan yang saat ini tengah berkembang di Bandung dengan berbagai macam keunggulan yang dimilikinya siap untuk memberikan pelayanan akademik terbaik dengan biaya kuliah yang terjangkau untuk semua kalangan.

STIT Bandung Dan STIT Cendekia Insani yang dalam berbagai hal legalisaainya sudah sangat memadai, berada dibawah naungan Yayasan Harmoni Cendekia Insani yang berkantor pusat di Jl KH Ahmad Syadili Jelegong Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung ini memiliki beberapa Prodi unggulan seperti PAI, PGMI, PIAUD, serta MPI.
Untuk meningkatkan kualitas SDM mahasiswanya, STIT Bandung dan STIT Cendekia Insani menggelar Seminar Pendidikan bertempat di Laut Biru Hotel Pangandaran dengan mengusung tema “Transformasi Pendidikan di Era Artificial Intelligence: Penguatan Nilai Keislaman, Literasi Digital dengan Membangun SDM Cerdas, Berkarakter dan Berjiwa Islami”
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) pada Sabtu sampai Minggu 14 – 16/11 yang lalu.
Kegiatan yang diikuti oleh 1.380 Peserta tersebut dibuka langsung oleh Ketua Pembina Yayasan Harmoni Cendekia Insani Prof. Dr. Cecep Wahyu Hoerudin, M.Pd, yang didampingi oleh Ketua Yayasan Harmoni Cendekia Insani Prof
Dr. Hj. Belina Anggia Gustami, S.Ikom., M.Pd., selain itu nampak juga Rektor STIT Bandung Prof. Dr. Isop Syafe’i, M.Ag, Rektor STIT Cendekia Insani H. Ii Sumantri, S. Ip, S. Ag, M. Ag, M. Si serta seluruh Dosen dengan menghadirkan narasumber Ketua Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Sunan Gunung Djati Bandung Dr. Hj. Yeti Heryati, S.Ag., M.Pd.
Dalam sambutannya Ketua Pembina Yayasan Harmoni Cendekia Insani Prof. Dr. Cecep Wahyu Hoerudin, M.Pd menjelaskan terkait perubahan nama pada ke dua lembaga yang berada dibawah naungan Yayasannya
“Dalam kegiatan wisuda yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, secara resmi telah dilaunching perubahan nama dari STIT Attaqwa Gegerkalong Bandung menjadi STIT Bandung dan STIT Muhammad Mardiyana menjadi STIT Cendekia Insani”
Sekain ini, Prof Cecep juga memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi tingginya kepada seluruh jajaran panitia yang telah menelurkan kegiatan yang kreatif serta inovatif
“Peserta kali ini jumlahnya diluar dugaan, Kami menargetkan jumlah peserta sebanyak 600 mahasiswa, ternyata yang hadir dan mengikuti kegiatan ini sebanyak 1.380 mahasiswa yang dalam kegiatan ini terbagi dalam 2 sesi”
Lebih jauh Prof Cecep berpesan kepada seluruh mahasiswanya bahwa jika kita bermimpi, mimpilah setinggi langit dan kalaupun kita terjatuh masih ada disekitaran awan
“Mimpilah setinggi langit dan kalaupun jatuh masih disekitaran awan, landasan kita harus bermimpi setinggi langit adalah ilmu”
“Kalau kita ingin berbahagia baik didunia maupun diakhirat jawabannya adalah Ilmu, karena dengan ilmu itu akan memberikan keberkahan dan kesuksesan baik didunia maupun diakherat, oleh sebab itu niatkan hari ini untuk mencari ilmu” Ungkap salah satu Dosen di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati ini.
“Hauskan diri kita agar haus akan ilmu, karena disitulah martabat dan jati diri kita akan meningkat, oleh karenanya Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan terhadap seluruh mahasiswa, seperti bagaimana caranya agar mahasiswa bisa mencari uang tambahan” Lanjutnya
” Walaupun dalam hidup ini uang bukanlah segala galanya, tapi harus diingat segalanya membutuhkan uang, sangat betul uang itu tidak dibawa mati, tapi tidak sedikit orang merasa mati karena tidak punya uang” Ucapnya
“Sangat betul uang itu akan menimbulkan masalah, tapi tidak sedikit juga masalah yang bisa teratasi oleh uang, cinta dan kasih sayang akan jauh lebih indah jika banyak uang, oleh karena itu pintar dan cerdaslah dalam mencari uang, walaupun diri kita seorang guru sekaligus sorang mahasiswa namun harus segala bisa dan segala mau” Tandas Prof Cecep.
“Segala mau dan segala bisa adalah cita cita keluarga besar STIT Bandung dan STIT Cendikia Insani, oleh sebab itu Kami akan terus mengadakan berbagai macam kegiatan untuk meningkatkan kompetensi para mahasiswa” lanjut Prof Cecep
Diakhir sambutan, Prof Cecep mengatakan bahwa kegiatan kali ini akan dijadikan percontohan untuk kegiatan berikutnya, selain itu juga kepada mahasiswa yang usianya paling tua dan paling muda akan diberikan uang tunai sebagai kadeudeuh.***
