Loading Now

Ketua Komisi I DPR RI Dorong Peningkatan Jumlah Komandan Wanita Lanal, Meutya: Hanya Ada 3 Komandan Wanita Di Indonesia

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafidz saat Bertemu Komandan Wanita Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bandung, Kolonel Laut Renny Setiowati

Bidik Ekspres.id | Bandung

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafidz, memberikan dukungan penuh kepada Komandan Wanita Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bandung, Kolonel Laut Renny Setiowati, dalam kunjungan kerja spesifiknya ke Lanal Bandung. Meutya menekankan pentingnya peningkatan jumlah komandan perempuan di TNI AL, mengingat saat ini hanya ada tiga komandan wanita di Indonesia.

“Jadi di Indonesia hanya ada tiga komandan saat ini dan itu cukup langka yang pertama ada di Malang, di Yogyakarta dan kemudian di Bandung. Komisi I DPR tentu mendorong agar terus lebih banyak komandan komandan perempuan dari Korps Wanita Angkatan laut (Kowal). Karena kita yakin kowal-kowal kita juga sudah siap,” ujar Meutya Hafidz usai kunjungan di Bandung, Jawa Barat, pada Kamis 4/7 kemarin.

Ia juga mengungkapkan bahwa Komisi I DPR sedang berupaya agar di masa depan lebih banyak perempuan yang menduduki posisi strategis, termasuk di posisi Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal). “Bahkan kita juga tengah mendorong agar di posisi Danlantamal juga nanti insyaAllah akan ada perempuan. Karena kita juga percaya bahwa sekarang sedang ada gerakan yang mendorong women for peace,” tambah Meutya.

Kunjungan Meutya Hafidz ke Lanal Bandung ini tidak hanya menunjukkan dukungannya terhadap komandan wanita, tetapi juga mencerminkan komitmen Komisi I DPR dalam mendorong kesetaraan gender di sektor pertahanan dan keamanan. Meutya yakin bahwa para wanita di TNI AL memiliki kemampuan dan kesiapan untuk memegang posisi-posisi penting dan strategis, serta berkontribusi dalam gerakan global untuk perdamaian melalui kepemimpinan perempuan.

Kolonel Laut Renny Setiowati, sebagai salah satu dari sedikit komandan wanita di Indonesia, merupakan contoh nyata keberhasilan wanita dalam memimpin di lingkungan militer. Dukungan dari Komisi I DPR diharapkan dapat membuka jalan bagi lebih banyak wanita untuk berkarir di bidang pertahanan dan keamanan, serta menciptakan perubahan positif dalam struktur TNI AL.***

Sumber: Humas DPR RI

error: Content is protected !!