Loading Now

Sejumlah Kawasan Di Gunung Bromo Pasuruan Kembali Terbakar, Tim Gabungan BPBD Jatim Berjibaku Untuk Memandamkannya

Sejumlah Kawasan Di Gunung Bromo Pasuruan Kembali Terbakar, Tim Gabungan BPBD Jatim Berjibaku Untuk MemandamkannyaBidik Ekspres.id | Kab Pasuruan

Musim kemarau yang mulai melanda Jawa Timur membuat sejumlah kawasan di Gunung Bromo kembali terbakar.

Awalnya, pada Selasa sore 19/6 titik api terlihat di Dusun Kandangsari, Desa Mororejo, Kec. Tosari. Namun kobaran api belum bisa dipadamkan, bahkan semakin meluas hingga ke Desa Podokoyo Kec. Tosari.

Merespon kondisi ini, Jumat 21/6, BPBD Jatim langsung menerjunkan personel dari Tim Reaksi Cepat (TRC) dan menyerahkan sejumlah peralatan pemadaman, berupa, alat gepyok sebanyak 30 pcs, Alat pelindung diri (APD) Karhutla sejumlah 10 paket, alkon 2 unit, gepyok 30 pcs, masker KN95 500 Pcs dan paket sembako sebanyak 50 paket.

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto dengan didampingi Kabid Kedarurat dan Logistik Satriyo Nurseno juga berkesempatan memantau kondisi Karhutla dari titik peninjauan Pakis Binsil, Desa Podokoyo Kec. Tosari.

Turut hadir, Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan, Tim Taman Nasional Bromo Semeru Tengger (TNBTS), Forkopimcam Tosari, dan relawan masyarakat peduli api.

Mewakili Kalaksa BPBD Jatim, Kabid KL Satriyo Nurseno mengungkapkan, beberapa titik api di Kawasan Gunung Bromo saat ini sudah bisa dikendalikan, tinggal proses pendinginan saja.

Namun demikian, ia tetap meminta segenap kalangan untuk tetap waspada dan siaga dengan kemungkinan munculnya titik api baru.

“Karenanya, saya menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Tim TNBTS, BPBD Kab. Pasuruan, TNI Polri, relawan peduli api dan segenap masyarakat yang telah berjibaku dalam pemadaman api,” terangnya.

Sementara, Tim TNBTS Indang Fitriadi mengungkapkan, saat awal mendapat informasi adanya kebakaran dari masyarakat, pihaknya langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak dan membentuk tim pemadaman.

Karenanya, selaku pemangku wilayah, ia juga menyampaikan terimakasih atas kolaborasi berbagai elemen masyarakat, termasuk kepada BPBD yang memberikan bantuan personel dan logistik.

“Alhamdulillah, saat ini kondisi titik api sudah bisa dikendalikan,” ujarnya.***

Sumber: Humas BPBD Jatim

error: Content is protected !!