Loading Now

Pj. Bupati Jepara Luncurkan Integrasi Layanan Primer (ILP) Serta Perintahkan Intervensi Stunting Secara Maksimal

Pj. Bupati Jepara Luncurkan Integrasi Layanan Primer (ILP) Serta Perintahkan Intervensi Stunting Secara MaksimalBidik Ekspres.id | Kab Jepara

Sebagai upaya untuk menurunkan angka stunting serta meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, Penjabat (Pj) Bupati Jepara H. Edy Supriyanta secara resmi meluncurkan Integrasi Layanan Primer (ILP) dab Gerakan Intervensi Stunting Serentak Pencegahan Stunting di Kabupaten Jepara. Acara dilaksanakan di Pantai Kartini, Jumat, (14/6/2024).

Turut hadir Wakapolres Jepara Kompol Indra Jaya Syafputra mewakili Kapolres Jepara, Komandan Staf Kodim 0719/Jepara Mayor Arm Syarifudin Widianto mewakili Komandan Kodim 0719/Jepara, Kepala Pengadilan Negeri Jepara Rightmen Ms Situmorang, perwakilan Pengadilan Agama Jepara, serta pimpinan perangkat daerah terkait.

Dalam kegiatan tersebut, juga terdapat pos pelayanan terpadu bagi ibu hamil dan balita guna dilakukan pengecekan kesehatan dan pemberian asupan gizi guna mencegah stunting.

“Ini agak serius, kemarin ketika penilaian di Kemendagri saya ditanya mengenai stunting kita yang naik 0,07 persen dari 16,02% menjadi 16,09%. Untuk itu hari ini saya minta para camat, petinggi, dan kepala puskesmas untuk intervensi betul,” kata Edy.

Kenaikan angka tersebut menurutnya karena kurangnya pengetahuan masyarakat khususnya para orang tua yang menitipkan balitanya pada kakek/nenek sehingga makanan yang diberikan kepada balita belum mencukupi gizi yang dibutuhkan.

Edy menyebutkan dari 183 desa dan 11 kelurahan hanya ada 6 desa yang masuk kategori bebas stunting, dan 67 desa yang mencapai target 5% kasus stunting.

“Untuk itu saya minta yang 67 desa ini digenjot betul, ajak babinsa dan bhabinkamtibmas untuk mengintervensi dengan memberikan tambahan susu. Pastikan susunya ini diminum para balita,” tandasnya.

Pj Bupati menegaskan akan memantau angka pravelansi stunting hingga Desember 2024 nanti. Ia berharap angka tersebut semakin turun dan tidak ada kasus stunting baru. Untuk itu dirinya meminta dinas terkait untuk memberikan pendampingan kepada calon pengantin dan ibu hamil.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Jepara menyerahkan bantuan ambulance kepada Puskesmas Keling II, Puskesmas Mayong I, dan Puskesmas Batealit.*** (Drs Wardoyo)

Sumber: Diskominfo Jepara

error: Content is protected !!