Loading Now

Kapolres Lamongan Pimpinan Konferensi Pers Terkait Kasus Pembunuhan Dan Hasil Operasi Sikat Semeru 2024

Kapolres Lamongan Pimpinan Konferensi Pers Terkait Kasus Pembunuhan Dan Hasil Operasi Sikat Semeru 2024Bidik Ekspres.id | Kab Lamongan

Polres Lamongan Gelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Pembunuhan dan Hasil Operasi Sikat Semeru 2024 yang dihadiri langsung oleh Kapolres Lamongan AKBP Bobby A. Condroputra, S.H., S.I.K., M.Si. beserta Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP I Made Suryadinata, S.I.K., Kasi Humas Polres Lamongan, KBO dan Kanit Sat Reskrim Polres Lamongan serta Awak media atau wartawan elektronik, cetak dan online.

Bermula di ketahui pada Rabu, tanggal 7 Februari 2024 sekira pukul 15.00 WIB di Bengkel Tambal ban Dsn. Semperat Ds. Sumberwudi Kec. Karanggeneng Kab.Lamongan

Sedangkan Bapak korban atau sebagai pelapor, setelah pulang kampung dari Jombang datang kembali ke Bengkel dan melihat Bengkel dalam keadaan tertutup kemudian Bapak korban/Pelapor masuk kedalam bengkel dan mendapati korban dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi terlentang dengan kaki menekuk kebelakang dan mulut mengeluarkan cairan warna putih dan disampingnya terdapat sisa makanan SEBLAK yang berceceran. Awalnya Bapak korban tidak menduga bahwa anaknya menjadi korban pembunuhan karena mengira meninggal dunia akibat keracunan makanan sehingga tidak bersedia dilakukan autopsi.

Menurut kronologis awalnya, pada Minggu, 4 Februari 2024 sekira pukul 17.30 Wib, korban menelpon Tersangka untuk menanyakan makanan “SEBLAK” namun dijawab Tersangka sudah tutup

Sedangkan pada Selasa, 6 Februari 2024 sekira pukul 10.15 WIb, Tersangka membelikan korban makanan jenis “SEBLAK”, kemudian makanan “SEBLAK” tersebut dicampuri oleh Pelaku dengan RACUN TIKUS kemudian makanan “SEBLAK” tersebut diberikan kepada Korban.

Namun pada pukul 13.32 WIB, korban mengirim pesan melalui Whatsapp kepada tersangka dengan kata-kata Agak kasar “ENAK COK”sementara Pada 17.40 WIB, tersangka mengirim pesan melalui Whastapp “P” (tidak dibalas) dan menelpon korban namun tidak diangkat (panggilan tidak terjawab).***

Sumber: Humas Polres Lamongan

error: Content is protected !!