Berita Terbaru

BIDIK EKSPRES – Purwakarta-Rapat Pleno PBNU  yang di gelar di Pondok Pesantren Al- Muhajirin 2 akan berlangsung  pada 19-20 September 2019.

Adapun  lokasi acara di Jl. Ipik Gandananah No. 33 Desa. Kp. Sukamulya Desa Ciseureh Kec. Purwakarta, Kab. Purwakarta, Propinsi Jawa Barat

Acara pembukaan juga dihadiri :
KH. Prof. Dr. Maruf Amin, wakil presiden terpilih 2019-2024, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, MA sebagai Ketua Umum PBNU
Bapak Kemenaker Hanif Dakhiri
Bapak Gubernur Jawa Barat H. M. Ridwan Kamil M.U.D.

Gubernur Jawa Timur ibu Khofifah Indar Parwansah yang juga ketua Muslimat NU
Bupati Purwakarta ibu Hj. Anne Ratna Mustika, SE

Sambutan berikutnya Prof. Dr. K. H Said Aqil Siroj, MA , selaku ketua Umum PBNU, lebih menyoroti tentang perkembangan politik secara umum tentang masih maraknya radikalisme dan intoleran di negara Indonesia, beliau berharap ada tindakan tegas dari aparat terhadap kelompok kelompok yg ingin memecah belah bangsa Indonesia, senada dengan sambutan K.H Miftachul Akhyar Sebagai Rais Aam PBNU beliau berpesan bahwa
Mempertegas visi dan misi Nahdlatul Ulama dalam sidang Pleno.
[ads-post]
Mengkonsep kembali (design ulang) dengan kekayaan umat yang sangat besar terdapat energi yang luar biasa melakukan grand c.ontrol Sehingga diharapkan kita memiliki strategi dan mendistribusikan kader dengan tepat untuk keselamatan umat bangsa.
Setelah memberikan sambutan, Wakil Presiden Terpilih berkenan meresmikan dan membuka acara Rapat Pleno Pengurus Besar Nahdlatul Ulama 2019, dengan ditandai dengan pemukulan bedug di dampingi beberapa pejabat pemerintahan juga pengurus besar PBNU yang juga hadir
Dalam sambutanya ketua Panitia KH. Abdul Manan Abdul Gani  menyampaikan, ” Harapan Pleno kali ini sesudah evaluasi kinerja diharapkan Banom Nahdlatul Ulama dapat meningkatkan kinerjanya dalam satu tahun kedepan sehingga Muktamar pengurus besar tahun 2020 bisa berjalan dengan sebaik baiknya dalam suasana hanngat.

Dalam sambutanya pengasuh sekaligus pimpinan pondok pesantren A Muhajirin tersebut juga menjelaskan beberapa kemajuan di pondok pesantren yg telah dipimpinya dan program pembangunan kedepan diantaranya ingin mendirikan,  universitas berbasis NU dan pondok pesantren lansia di Wanayasa juga sekaligus menterahkan tanah wakaf 400 mtr untuk PCNU Kabupaten Purwakarta,”tuturnya

Begitu juga dengan sambutan Bupati Purwakarta Hj. Anne Ratna Mustika, SE mengatakan,  berkah sekali karena Purwakarta menjadi tempat pleno pengurus Nahdlatul Ulama, beliau juga sangat mendukung terselenggaranya acara ini di Purwakarta yang dulunya terkenal dengan kota Pensiun.

Nahdlatul Ulama sebagai Organisasi Islam terbesar di Indonesia,telah memberikan suri tauladan masyarakat Purwakarta yang Agamis, Dinamis dan produktif

Jadi, Ma’ruf Amin menyoroti tentang : Menggiatkan gerakan gerakan masiv.Pembaharuan gerakan sesuai dengan tuntutan Media,  pendekatan dan berbagai cara modern.

Perbaikan sumber Sumber Daya Manusia (SDM)  baik pendidikan Terakhir dengan konsolidasi organisasi.

Diharapkan juga didalam muktamar yang ke 34 tahun depan diharapkan mampu menghasilkan rumusan konsep terbaik di Nahdlatul Ulama,  tdk hanya dibuat ajang memperebutkan jabatan,” tegasnya.(Zaini/Dit)

Tinggalkan Balasan

Share Article: